Jumat, 30 Desember 2011

Hari terakhir diman aku harus menutup semua catatan kelam ku tentang dirimu, tinggal menunggu waktu kapan jalan itu akan terlihat, dan kapan tuhan mengirimkan orang yang lebih baik dari dia yang aku harapkan.entahlah.. semua ini akan kuserahkan pada tuhan,aku lelah mengharapkan sebuah cinta dari orang yg sungguh aku harapkan.biarlah tuhan yang mengatur semua ini biar tuhan menjawab semua ini dgn waktu yang mengiringinya.
Tuhan mengapa kau selalu menghadapkan umatmu pada pilihan? dan sekarang tuhan menghadapkan pilihan ini padaku. Pilihan dimana aku yang sangat mengharapkannya harus melupakan itu,mengubur semua harapan tentangnya.Aku tahu itu yang kau inginkan agar aku tak sakit hati mengetahui betapa sayangnya dia terhadap kekasihnya.Tuhan aku tahu kau amat pengetian ! Aku juga tahu kau mengetahui apa yang aku mau ! Tuhan pasti akan menolong diriku,membantu diriku untuk melupakan dirinya ! Dan aku yakin tuhan memiliki jalannya sendiri untuk diriku.
Sekarang ini harus memikirkan bagaimana caranya melupakan dirinya.melupakan orang yang sungguh aku harapkan untuk mengiringi kehidupanku. tapi masalahnya semakin ku menginginkan itu semakin sering kau masuk dalam fikiranku. tuhan mengapa ini tak semudah yang kuharapkan? mengapa rasa ini sulit untuk dihilangkan?

Senin, 26 Desember 2011

kadang memang semua yang kita harapkan akan menimbulkan rasa sakit yang teramat dalam, semua itu tak hayal karena kehendak tuhan dan tuhan berkehendak itu dilihat dari seberapa besar usaha yang telah kita lakukan untuk harapan itu.
Semua yang ku dengarkan hanyalah kata "BODOH" iya !! itu yang selalu ku dengar dari mereka dari temanku yang tak pernah suka dengan harapan kosong. tapi aku tetap pada pendirianku,yaitu mengharapkan dirinya. sedih memang ketika tau dirinya memiliki orang yang dia sayang. tapi sisi lain aku senang melihat senyum tulusnya,walau senyum itu bukan senyum untuk diriku.

om gaul

Hari yang kulewati selalu penuh dengan kegalauan, itu dimulai saat aku mulai memiliki rasa terhadapnya. entah rasa apa? suka? cinta? sayang? atau hanya kagum? tapi rasa itu semakin menjadi dan membuatku semakin menharapkan dirimu. setiap hari selalu dipenuhi tentangnya. aku begitu lemah jika semua berkaitan dengannya.inilah aku, aku yang selalu mengharapkannya,mengharapkan seseorang yang jelas tak pernah menengok kedalam kehidupanku. tetapi kadang aku selalu berfikir "mengharapkan sesuatu itu hal yang bodoh,hal yang hanya dapat membuat kita semakin menjadi orang bodoh" tapi apa daya semua ini adalah jalan tuhan,tuhan yang membawa kita pada harapan ini. di balik harapan tuhan selalu ingin kita untuk berusaha bukan hanya berharap. itu hanya itu yang tuhan mau. soal berhasil atau tidak semua tergantung seberapa besar usaha yang kita lakukan untuk mewujudkan harapan itu. biarlah tuhan yang memutuskan.